Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Materi 6 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara)

Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara Alternatif strategi pembelajaran keterampilan berbicara Strategi pembelajaran adalah rencana kegiatan pembelajaran yang memuat penggunaan metode dan teknik pembelajaran yang memanfaaatkan berbagai sumber daya dan kekuatan yang tersedia termasuk menggunakan media pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara eektif dan efisien. 1.       Strategi pembelajaran KSUPP (P) KSUPP (P) adalah singkatan dari ksahkan, siapkan, ulangi, pakai, pamerkan, dan pekerjaan rumah yang ditaruh dalam kurung karena bersifat fakultatif bersifat pilihan. 2.       Strategi kuantum Strategi pembelajaran kuantum diterapkan melalui metode diskusi dan tanyajawab dengan teknik koreksi sesam teman. 3.       Strategi pembelajaran kooperatif berbantuan objek langsung Prosedur pembelajaran kooperatif pada prinsipnya terdiri atas empat tahap, yaitu (1) penjelasan materi; ...

Materi 5 (Hakikat Berbicara)

Hakikat berbicara A.     Pengertian berbicara Berbicara adalah proses perubahan wujud pikiran atau perasaan menjadi wujud ujaran (1990 : 20). Ujaran yang dimaksud adalah bunyi-bunyi bahasa yang bermakna. Kebermaknaan menjadi suatu keharusan jika bunyi bahasa tersebut ingin dikategorikan sebagai kegiatan berbicara. Ada beberapa hal yang perlu diungkapkan berkaitan dengan batasan berbicara. 1.       Berbicara merupakan ekspresi diri 2.       Berbicara merupakan kemampuan mental motoric 3.       Berbicara merupakan proses simbolik 4.       Berbicara terjadi dalam konteks ruang dan waktu 5.       Berbicara merupakan keterampilan berbahasa yang produkti Beberapa prinsip umum berbicara menurut Tarigan (1983 :16), yaiu : a.        Membutuhkan paling sedikit dua oang b.       Memp...

Materi 4 (Refleksi praktik menyimak)

Refleksi praktik menyimak Kelompok satu membahas mengenai makanan 4 sehat 5 sempurna yaiutu yang pertama makanan pokok merupakan hal yang paling utama untyk dikonsumsi memenuhi kebutuhan gizi tubuh, karena makanan pokok mengandung karbohidrat. Macam-macam makanan pokok yaitu nasi, jagung, dan sagu. Kedua, lauk pauk bermanfaat sebagai pembangun tubuh karena memiliki kandungan yang kaya akan protein, yaitu seperti aging, telur, tahu, dan tempe. Ketiga, sayur-sayuran, memiliki manfaat yang mengandung vitamin, serat, dan juga sumber asupan mineral. Contoh bayam, kangkung dan lain-lain. Keempat, buah-buahan memberikan asupan vitamin dan mineral. Contohnya apel, manggis, nanas, anggur, pisang, jeruk dan lain-lain. Kelima, sebagai penyempurna, susu bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan memberikan energi bagi tubuh untuk menjalankan aktifitas. Sedangkan kelompok 6 membahas mengenai pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusua. Dimana fase pertama menjadi bayi, kemudian tumbuh menjadi bal...

Materi 3 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak di Sekolah Dasar)

STRATEGI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK di SEKOLAH DASAR A. Pengertian Strategi Pembelajaran Menyimak Strategi pembelajaran keterampilan menyimak adalah seni merancang tindakn pelaksanaan proses pembelajaran yang mengenai kemampuan menginformasikan kembali pemahamannya melalui keterampilan berbicara   maupun menulis. B.         Menyimak dalam pengajaran bahasa: David Nunan ·          Proses mendengar dasar             Mendengar adalah mengasumsikan kepentingan yang lebih baik dalam kelas-kelas bahasa asing.         Menyimak merupakan pokok dari pembicaraa. Dua pandangan menyimak telah mendominasi             pendagogi bahasa sejak awal tahun 1980. Yaitu bottom up dan top down view. ·         ·            Menyimak dalam praktik          ...

Materi 2 (Keterampilan Berbahasa Menyimak)

Keterampilan Berbahasa Menyimak A.     Konsep dasar menyimak Menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang bersifat aktif reseptif. Artinya, dalam kegiatan menyimak seseorang harus mengaktifkan pikirannya untuk dapat mengidentifikasi bunyi-bunyi bahasa, memahaminya dan menafsirkan maknanya sehingga tertangkap pesan yang disampaikan pembicara. Menyimak atau mendengarkan berbeda dengan mendengar walaupun keduanya mempergunakan alat indera yang sama yaitu telinga. Mendengar tidak memerlukan aktifitas mental atau pikiran karena mendengar dilakukan tanpa tujuan. Menyimak sangat diperlukan di dalam pembelajaran. Seorang pelajar yang memiliki daya simak yang rendah akan mendapat kesulitan dalam menangkap pelajaran yang dijelaskan oleh guru atau dia juga akan mengalami kesulitan dalam mengikuti diskusi yang dilakukan di kelas. Menyimak memiliki kontribusi yang besar terhadap keterampilan berbahasa lain yang dimiliki seseorang. Hasil menyimak akan dapat meningkatkan keter...