Materi 12 (Pembelajaran Keterampilan Menulis Berbasis Proses Menulis dan Teori Pemerolehan Bahasa)


Pembelajaran Keterampilan Menulis Berbasis Proses Menulis dan Teori Pemerolehan Bahasa
Proses Menulis

1.         Teori proses menulis
Menurut Kirsznsu dan Mandel (1980: 1-2), proses menulis terdiri atas prapenulisan, penyusunan, dan penulisan serta revisi. Sedangkan menurut McCrimmon (1967:4) dan akhadiah dkk (1994:3) berpendapat bahwa dalam proses menulis ada beberapa tahapan. Tahapan itu adalah prapenulisan, penulisan draf dan revisi. Pada hakikatnya proses menulis adalah tahapan kegiatan dalam rangka menghasilkan suatu tulisan, yaitu prapenulisan, penulisan draf dan revisi.
a.       Prapenulisan meliputi penentuan topic, pembahasan topic, penentuan tujuan penulisan, penentuan bahan, dan penyusunan kerangka tulisan.
b.      Penulisan draf adlah kelanjutan dari kegiatan prapenulisan. Setelah kerangka disusun dengan tepat dan rappi dan bahan terkumul lengkap, kemudian hal-hal tersebut diungkapkan dengan bahasa tulis menjadi sebuah tulisan draf utuh.
c.       Revisi tulisan mencakup isi, retorika, dan kebahasaan sekaligus bisa juga sebagian dari unsur sebuah tulisan.
2.         Prinsip-prinsip proses menulis
Proses menulis
Tahap 1 perencanaan yaitu topic tulisan penentuan bahan kerangka.
Tahap 2, penulisan draf yaitu pendahuluan teks utama (isi), penutup, referensi.
Tahap 3, revisi tulisan yaitu terdapat isi, retorika, kebahasaan, mekanika.
Pemerolehan Bahasa
1.      Teori pemerolehan bahasa
a.       Teori behavioristic
Tingkah laku berbahasa seseorang dijelaskan dengan teori belajar behavioristic, yaitu menggunakan model stimulus-respon (S-R).
b.      Teori mentalistik
Teori mentalistik berpandangan bahwa setiap manusia normal sejak lahir sudah memiliki alat yang disebut Language Asquisition Devie (LAD) untuk memperoleh bahasa.
c.       Teori Bialystok
Menurut teori Bialystok (Baradja, 1990:24) ada 3 tahap yang dilalui dalam belajar B-2 yaitu
1.      Input adalah pengalaman belajar
2.      Knowledge adalah segala macam informasi dari pengalaman yang diperoleh .
3.      Output, berupa respon sebagai pemahaman atau pengutaraan isi hati.
Pembelajaran Keterampilan Menulis
1.      Pemeblajaran keterampilan menulis berbass proses menulis
Tahap-tahapannya yaitu: 1) prapenulisan; 2) penulisan draf; 3) revisi tulisan.
2.      Pembelajaran keterampilan menulis berbasis teori pemerolehan bahasa
Pembelajaran keterampilan menulis dasar pijakannya teori pemerolehan bahasa, pembelajarannya sesuai prinsip-prinsio pemerolehan bahasa seperti berikut:
1.      Menerapkan prinsip “kuantitas pengulangan” dalam berlatih menulis.
2.      Menerapkan prinsip “peniruan”
3.      Menerapkan prinsip “penguatan”
4.      Menerapkan prinsip “ potensi bawaan anak”
5.      Menerapkan “penyediaan masukan yang baik”


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 3 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak di Sekolah Dasar)

Materi 8 (Hakikat membaca dan membaca sebagai proses)

Materi 6 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara)