Materi 8 (Hakikat membaca dan membaca sebagai proses)


HAKIKAT MEMBACA DAN MEMBACA SEBAGAI PROSES

Hakikat membaca

A.    Peranan membaca
Membaca memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia, baik dalam konteks individual maupun komunal.
B.     Pengertian proses membaca
Dari definisi Hittleman bahwa membaca bukan hanya merupakan sebuah proses verbal yang bergamitan dengan pikiran saja tetapi juga dengan aspek kemampuan komunikasi, menyimak, berbicara dan menulis. Penggunaan proses belajar kognitif  merupakan bagian yang integral pada setiap program untuk mengembangkan proses membaca. Membaca merupakan perpaduan atara pengalaman dan upaya memahami lambang-lambang grafis atau dari halaman bercetakan.

Membaca sebagai proses

A.    Proses psikologis
Hal-hal yang mendasar berkaitan dengan proses membaca yaitu intelegensi, usia mental, jenis kelamin, tingkat sossial ekonomi, bahasa, ras, kepribadian, sikap, pertumbuhan fisik, kemampuan persepsi, tingkat kemampuan membaca. Intelegensi biasa didampingi dengan kata kuosien (quotient) dan disingkat menjadi IQ. Di samping IQ mengenal pula MA (mental age), ialah usia mental.
B.     Proses sensoris
Membaca sebagai proses sensoris mengandung pengertian bahwa kegiatan membaca itu dimulai dengan melihat. Banyak hal yang terlibat dalam proses membaca dan ketidakmampuan membaca bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa bekerja sendiri-sendiri atau secara serempak.
C.     Proses perseptual
Membaca sebagai proses perseptual mengandung pengertian bahwa dalam membaca proses mengasosiasikan makna dan interprestasi berdasarkan pengalaman tentang stimulus atau lambang, serta respons yang menghubungkan makna dengan stimulus atau lambang tersebut.
D.    Proses perkembangan
Membaca sebagai proses perkembangan mengandung arti bahwa membaca itu pada dasarnya merupakan suatu proses perkembangan yang terjadi sepanjang hayat seseorang.
E.     Proses perkembangan keterampilan
Proses membaca sebagai perkembangan keterampilan mengandung arti membaca merupakan sebuah keterampilan berbahasa yang sifatnya objektif, bertahap, bisa digeneralisasikan, merupakan perkembangan konsep, pengenalan dan identifikasi, serta merupakan interpretasi mengenai informasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 3 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak di Sekolah Dasar)

Materi 6 (Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara)